Sejarah
telah membuktikan betapa dunia Islam telah melahirkan ramai golongan sarjana
dan ilmuwan yang cukup hebat dalam bidang falsafah, sains, politik,
kesusasteraan, kemasyarakatan, agama, perubatan, dan sebagainya. Salah satu
ciri yang dapat diperhatikan pada para tokoh ilmuwan Islam ialah mereka tidak
sekadar dapat menguasai ilmu tersebut pada usia yang muda, malah dalam masa
yang singkat dapat menguasai beberapa bidang ilmu secara serentak.
.Ilmuan tersebut banyak melahirkan karya-karya besar yang berguna bagi
kelangsungan hidup manusia hingga sekarang.
Terkhusus
dalam bidang mekanisme penglihatan pada manusia yang menjadi dasar teori optik
modern saat ini. Tak banyak yang mengetahui bahwa yang pertama kali menjelaskan
tentang hal itu adalah seorang Ilmuan Muslim yang berasal dari Irak bernama Al
Hasan Ibn Al Haytham dan dalam lidah orang barat sering disebut Alhazen.